google-site-verification: google0ff5c5556fbbcbba.html

.:l jendela l:.

Celah Sirkulasi Untuk Berbagi

20.11.11

Dunia Lain

Diposting oleh diNa |

Mungkin seperti ritme hidup sebagian besar ibu rumah tangga bekerja lainnya, ritme hidup saya pun tak jauh dari tahapan yang harus mereka jalani. Sholat Subuh, lanjut beberes kamar, nyiapin sarapan, nyiapin baju, mandi dan makan. Lanjut menaklukan jalan dari kemacetan, mencari solusi harus lewat jalur mana yang lebih lancar. Sering berhasil, namun tak jarang hasilnya nihil. Semua saya lakukan demi warna biru jam kerja yang harus diburu. Berat, tapi harus. Walau kadang banyak kendala, namun saya ikhlas demi si biru. Ada kepuasan tersendiri saat clock in kurang dari jam 08:00.

Satu persatu tantangan kerja coba saya jinakan. Kadang harus keluar kota, pun tak jarang harus lembur. Bagi saya menjinakan tantangan adalah suatu kenikmatan. Puas bisa totalitas. Berpikir sederhana bahwa kerja adalah amanah dan tanggung jawab. Bila melihat ke bawah, rasanya tak habis rasa syukur yang harus dipanjatkan. Alhamdulillah…

Kadang saat "jendela" terbuka, saya mencoba melongok ke kanan dan ke kiri melihat "dunia lain". Nafsu membara mendengar si A teman SMA mempunyai "mainan" baru di bidang kuliner. Si B teman kerja mempunyai showroom mobil bekas. Si C mengelola kost-kostan di sela waktunya sebagai karyawati. Si D seorang arsitek mempunyai homestay. Si E mempunyai bisnis sampingan buka butik batik. Dan si abjad lain pun mempunyai "mainan" yang beda pula.
Telisik demi telisik, konon bukan uang semata yang dikejar, karena secara kasat mata kalkulasi gaji bulanannya rasanya sudah jauh dari cukup. Belum lagi jika digabung dengan pendapatan dari pasangannya. Aktualisasi diri sesuai yang diingini menduduki prosentase terbesar mengapa mereka menjajaki dunia ini. Selain itu konon juga bisa sebagai penambah nutrisi energi tatkala menjalani profesi inti sebagai seorang karyawan atau karyawati.

Senang rasanya mendengar cerita teman-teman mengenai "dunia lain"-nya. Saya melihat kepuasan dan gairah yang luar biasa dari binaran cahaya matanya. Otak dipacu memikirkan dunia bermacam warna tak hanya satu warna. Menambah semangat dan gairah kerja. Ingin rasanya menjadi member mereka. Mendua. Melihat warna warni dunia. Namun mampukah saya mendua dalam fokus kerja?





Pic : dreamofstars.com




32 komentar:

Yudi Darmawan mengatakan...

dapat juga dilihat sebagai tantangan baru untuk menambah kemampuan.. dunia lain yang pastinya lebih baru dan seeru..

Obrolan Blogger.com mengatakan...

Meidy,
tentang dunia lain yang kalu lihat, kau juga hebat mampu berdiri tegak sebagai figur Ibu & Istri yang baik, juga berdiri sebagai wanita carrier, itu sebuah anugerah buatmu.

Salam

capcaibakar mengatakan...

coba kerjaan yang ga perlu diurus banyak-banyak aja dulu.. bikin warung galon misalnya.. hih

Lidya - Mama Pascal mengatakan...

paragraph pertama aku banget tuh hihihi

.:diah:. mengatakan...

tadi kirain cerita ttg yg horor2 heheh

Allisa Yustica Krones mengatakan...

Kalo saya bagi waktu antara rumah dan kantor aja udah lumayan menguras energi, jadi belum kepikiran deh mo nambah2 kesibukan :D

Hani mengatakan...

hehehe...sah-sah saja kita kadang termanggut2 melihat dunia lain teman2 kita. setiap keputusan ada konsekuensi yang mengikuti. jika sanggup....yuuuk cari dunia kedua, ketiga dan seterusnya :)

.:diah:. mengatakan...

MBaaakk, aku beri PR, klo free dikerjain yaaa, gak ribet koq :D

http://diah87.blogspot.com/2011/11/sebelas.html

Mila Said mengatakan...

kira2 apa tuh mba, dunia lain nya ? heheeee....

socafahreza's blog mengatakan...

dunia lain.. hmm sebuah tantangan..
tentunya harus dihadapi dengan semangat :)..
btw ditunggu ya follbacknya :)

niee mengatakan...

kirain dunia lain itu maksudnya yang halus gitu, ternyata dunia orang lain yak. hehehe

kinanthi mengatakan...

Melihat "melongok jendela" seringkali saya lakukan...bertanya sejauh ini melangkah..selama ini hidup..some time feel like heemmm...So many things belum saya saya lakukan..

Meidy mengatakan...

@yudi :
yup, plus penambah semangat ya.. :)

@obrolan blogger :
alhamdulillah.. moga2 bisa dioptimalkan ya.. :)

@capcaibakar :
hihihihi.. ya..ya..ya.. lg mikir nih..

@lidya :
ternyata jamak yaa.. :)

@diah :
ketepu ya? :P btw, tengkyu PR-nya, ga ada batas waktu buat ngerjainnya kan? :)

@allisa :
kali bisa nambah semangat lis.. :)

@hani :
hyuuukk mareee... :)

@milla :
ada ide ga mil? :)

@socafahreza :
tunggu kedatanganku ya.. :)

@niee :
maksudnya dunia lain selain dunia kita sehari-hari.. :)

@kinanthi :
ayo mb, kita sama2 saling menyemangati.. :)
@

dhenok habibie mengatakan...

dhe kirain dunia lain itu kayak dunia alam ghaib gitu mbak.. hehe :D

pokoknya caiyou terus deh mbak.. apapun dunia yang saat ini sedang mbak jalani, yang pasti lakukan dengan ikhlas, happy dan penuh semangat..

Anonim mengatakan...

insyaalloh bisa mba...ayooo semangattt....^______^

Meidy mengatakan...

@dhenok :
ketipu sama judulnya ya mb? :) iya mb, iklhas, semangat dan happy emang kuncinya ya..

@anonim :
aaaiiihhh... siapa ya ini?? :)

bensdoing mengatakan...

semua sudah ada porsinya masing2...
tetap bersyukur dengan apa yang sudah diraih....
kunjungan balik nich...
salam persahabatan ya !

DewiFatma mengatakan...

Senang ya, punya profesi ganda begitu? Aku juga pengen. Tapi seperti yang Mba Meidy bilang, takutnya ntar nggak bisa fokus ke kerjaan inti sebagai karyawan orang..hiks...

catatan kecilku mengatakan...

Kalau aku, rasanya tak mungkin membagi perhatianku. Urusan kerja dan rumah tangga sudah menyita waktuku... Aku salut dg orang2 yg masih bisa berkarya di sela2 waktu sempit mereka. Andai aku juga bisa begitu.. :)

Datuk Bertuah mengatakan...

segera masuki "duni lain" itu... dan rasakan sensasinya.... :D

Sitti Rasuna Wibawa mengatakan...

Mampuuu, kalau nemu passion yang lain~ hehe...

Zulfadhli's Family mengatakan...

Hi Mba Meidy, salam kenal yah. Thanks loh dah mampir ke rumah keluargazulfadhli :-)

Kalo gw sebagai FTM pengen banget Mba. Kemaren sempet jualan baju, tapi selera orang Malay mah beda sama orang Indo. Yang kata kita keren, mereka bilang jelek. Yang lagi hottest, mereka ga suka. Mo bisnis kuliner juga gituh, karena cita rasa mereka lain. So untuk semnetara gw berjibaku ajah dengan urusan2 rumah tangga

Meidy mengatakan...

@bensdoing :
tetep bersyukur kok :)

@dewifatma :
kayanya kita msh harus banyak belajar ya mb.. :)

@catatan kecilku :
yup, pengen juga rasanya bisa membagi spt merka ya mb..

@datuk bertuah :
hmmm.. spt apa ya sensatinya *mikir*

@sitti rasuna :
bismillah :)

@kel zulfadhli :
kalo gitu disuruh milih model aja mb, biar ga salah.. :)

djawa mengatakan...

dunia lain apa lain dunia hehe.,?? salam tuk semuanya.,

Aulawi Ahmad mengatakan...

Aku kira kita emang perlu terjun ke dunia lain itu, selama kita bisa membagi waktu dan duit lebih tentunya hehe. Dunia lain tidak hy bid bisnis atau profit semata toh tapi juga sosial spt membuat panti asuhan atau mendirikan sekolah gratis :)

ysalma mengatakan...

Menciptakan dunia lain selagi masih mempunyai dunia yang berwarna, sangat memberikan nutrisi sepertinya mbak, karena resikonya tidak terlalu membuat dunia menjadi abu-abu :)

Meidy mengatakan...

@djawa :
sama aja.. :)

@aulawi ahmad :
yu setuju bgt, tdk harus profit oriented, menyenangkan juga bisa berbagai ke sama, good idea..!!

@ysalma :
betul mb.. lbh asik liat pelangi drpd abu2 yg seolah kelabu ya..

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

say kira dunia lain itu dunia pocong, dll. gak taunya...hehhee....
tapi memang hari gini harus mencoba semua hal. Gak bisa bergantung pada satu sumber penghasilan aja.

Zulfadhli's Family mengatakan...

mampir lagi Mba Meidy, mumpung Double Zee masih pada bobo *gw emang kalo ngeblog subuh hehehe*. happy wiken Say :-)

Meidy mengatakan...

@sang cerpenis :
ketepu yah.... hehehe... iya, harus mencoba segala cara. Yang penting senang dan nambah pemasukan :)

@zulfadhli's family :
happy wiken juga mbaaakk... salam buat keluarga yah.. :)

Ely Meyer mengatakan...

kalau dunia lain itu membuat yg ngelakonin hepi ya oke oke saja ya, yg penting nggak krn terpaksa

btw, apa kabar ?

Meidy mengatakan...

@ely :
harus hepi mb.. kan hidup yg dicari hepi? :) kbr baik mb, thx.. apa kbr juga mb? :)

Subscribe